Metode Risk Based Capital (RBC) adalah perhitungan tingkat solvabilitas sebagai ukuran tingkat kesehatan finansial dari suatu perusahaan asuransi. Risk Based Capital (RBC) memperhitungkan risiko kegagalan pengelolaan aset, ketidakseimbangan nilai aset dan kewajiban, perbedaan beban klaim yang diperkirakan dan ketidakmampuan perusahaan memenuhi kewajiban membayar klaim.
Pemerintah menetapkan tingkat solvabilitas perusahaan asuransi dengan ketentuan minimum sebesar 120% yang artinya apabila seluruh nasabah mengajukan klaim maka perusahaan asuransi dapat memenuhi seluruh kewajibannya dan masih memiliki cadangan sebesar 20%. Hal ini ditetapkan pada Keputusan Menteri Keuangan No. 424/KMK.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.
Maka dari itu perusahaan asuransi dengan rasio solvabilitas setidaknya 2 kali lipat dari standar pemerintah, memiliki aset dan kekuatan modal yang cukup untuk menutup kemungkinan kegagalan pengelolaan aset dan risiko lain termasuk memenuhi seluruh kewajibannya pada nasabah asuransi. Jadi, semakin besar tingkat solvabilitas sebuah perusahaan asuransi maka semakin sehat kondisi finansial perusahaan asuransi tersebut.
Sangat penting mengetahui tingkat rasio solvabilitas suatu perusahaan asuransi karena perusahaan asuransi memberikan jaminan kerugian dari risiki-risiko finansial yang terjadi pada nasabah asuransi.
Fungsi dari Risk Based Capital (RBC) adalah :
1. Melindungi nasabah dari kerugian jika terjadi masalah sebagai akibat dari deviasi pengelolaan kekayaan dan kewajiban.
2. Tingkat solvabilitas perusahaan asuransi diawasi ketat karena wajib setor laporan keuangan per-kuartal sehingga tidak sampai mengalami kerugian.
3. Kredibilitas asuransi terjaga.
![]() |
| Laporan Keu. Zurich 2017 |
Pada tahun 2017, rasio pencapaian solvabilitas Zurich sebesar 1078% which is memiliki tingkat solvabilitas sangat baik karena jauh dari standar yang ditetapkan pemerintah sebesar 120%.
Untuk rasio pencapaian Zurich dari tahun ke tahun (sumber : Laporan Keuangan Zurich) :
2012 sebesar 2460%
2013 sebesar 2552%
2014 sebesar 1917%
2015 sebesar 682%
2016 sebesar 908%
2017 sebesar 1078%
Di samping itu Zurich memiliki predikat AA- (Very Strong) menurut lembaga pemeringkat Internasional Standard and Poor's. Zurich juga telah hadir di lebih dari 210 negara di dunia sementara jumlah negara yang tercatat di PBB saja hanya 193 negara. Hal itu menandakan Zurich memiliki jaringan yang luas. :-)
Untuk rasio pencapaian Zurich dari tahun ke tahun (sumber : Laporan Keuangan Zurich) :
2012 sebesar 2460%
2013 sebesar 2552%
2014 sebesar 1917%
2015 sebesar 682%
2016 sebesar 908%
2017 sebesar 1078%
Di samping itu Zurich memiliki predikat AA- (Very Strong) menurut lembaga pemeringkat Internasional Standard and Poor's. Zurich juga telah hadir di lebih dari 210 negara di dunia sementara jumlah negara yang tercatat di PBB saja hanya 193 negara. Hal itu menandakan Zurich memiliki jaringan yang luas. :-)

